UNHAS Bantah Mahasiswa UNHAS DO Akibat Demo Makan Bergizi

UNHAS Bantah Mahasiswa UNHAS DO Akibat Demo Makan Bergizi
Unhas Bantah Hoaks Mahasiswa Unhas DO Akibat Demo Makan Bergizi. (Foto: Istimewa/Infonesia)

Ringkasan Berita:

  • Isu 28 mahasiswa Teknik Unhas diancam drop out karena menolak program Makan Bergizi Gratis terbukti hoaks.
  • Pihak Universitas Hasanuddin membantah keras adanya ancaman skorsing maupun drop out bagi para mahasiswa.
  • Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui sumber berita dan platform cek fakta terpercaya.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat oleh Artificial Intelligence (AI)

Pihak Universitas Hasanuddin membantah keras isu mengenai ancaman pemecatan mahasiswa. Kabar bohong atau hoaks mahasiswa Unhas DO ini menyasar 28 mahasiswa Fakultas Teknik Unhas. Mereka sebelumnya menggelar demonstrasi menolak program pemerintah di lingkungan kampus.

Narasi palsu tersebut beredar luas melalui sebuah unggahan anonim di media sosial Facebook. Unggahan itu mengeklaim pihak kampus memberikan sanksi drop out akibat aksi penolakan tersebut. Namun, klaim ancaman hukuman akademik ini terbukti sama sekali tidak berdasar.

Bantahan Resmi Pihak Kampus

Berdasarkan penelusuran fakta dari situs turnbackhoax.id, informasi pemecatan tersebut adalah salah. Hasil pencarian daring mengarah pada pemberitaan detik.com yang mengonfirmasi kebenaran peristiwa ini. Media tersebut secara tegas menyatakan kabar pemecatan mahasiswa merupakan disinformasi.

Lebih lanjut, detik.com merilis laporan jurnalistik yang membantah kabar bohong tersebut. Laporan itu berjudul “Unhas Bantah Isu DO-Skorsing Mahasiswa gegara Kritik MBG: Hoaks”. Artikel ini memuat klarifikasi resmi langsung dari pihak pengelola universitas.

Sementara itu, pihak rektorat memastikan tidak ada sanksi pemecatan maupun skorsing. Mereka menjamin hak demokrasi mahasiswa dalam menyuarakan pendapat tetap terlindungi. Kampus memberikan ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara membangun.

Fakta Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa melakukan protes untuk menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, mereka mengkritik pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di area kampus. Aksi protes tersebut berlangsung secara damai pada Kamis, 11 Juni 2026.

Meskipun demikian, tidak ada tindakan represif dari pihak kampus terkait aksi unjuk rasa tersebut. Oleh karena itu, kabar mengenai ancaman pemecatan bagi 28 demonstran dipastikan murni fabrikasi informasi. Masyarakat diimbau untuk selalu meneliti kebenaran sebuah isu.

Kesimpulan Cek Fakta Unhas

Sebagai dampaknya, pengguna media sosial harus lebih waspada terhadap provokasi digital. Berikut adalah ringkasan cek fakta Unhas terkait isu yang beredar luas:

  • Narasi di Facebook mengenai 28 mahasiswa Teknik Unhas diancam drop out adalah murni hoaks.
  • Pihak universitas membantah tegas adanya ancaman skorsing terkait kritik program MBG.
  • Klarifikasi resmi telah diterbitkan oleh media nasional tepercaya.

Selanjutnya, pembaca dapat memeriksa kebenaran klaim ini melalui sumber rujukan kredibel. Tautan rujukan resmi tersedia secara publik pada platform penangkal hoaks nasional. Silakan kunjungi situs turnbackhoax.id untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

Lokasi Berita: MakassarSulawesi Selatan
17 Kali Dilihat
Redaksi

Infonesiaku

Jurnalis/Redaktur di infonesiaku.id yang berdedikasi menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya untuk masyarakat Indonesia.

Lihat semua artikel →