14 Istilah Jasa Drone yang Wajib Dipahami Sebelum Menyewa

14 Istilah Jasa Drone yang Wajib Dipahami Sebelum Menyewa
14 Istilah Jasa Drone yang Wajib Dipahami Sebelum Menyewa. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Menyewa jasa drone tidak cukup hanya menanyakan harga dan jenis perangkat yang digunakan. Calon penyewa juga perlu memahami sejumlah istilah jasa drone agar mengetahui hasil yang akan diterima, batas pekerjaan pilot, hingga kemungkinan munculnya biaya tambahan.

Istilah seperti durasi terbang, raw footage, FPV, resolusi, dan izin penerbangan memiliki arti berbeda. Kesalahan memahaminya dapat menyebabkan hasil pengambilan gambar tidak sesuai kebutuhan, meskipun drone yang digunakan tergolong canggih.

Berikut istilah yang sebaiknya dipahami sebelum memilih paket jasa drone untuk dokumentasi acara, promosi properti, produksi video, inspeksi, maupun pemetaan.

Istilah Teknis dalam Pengambilan Gambar Drone

1. Aerial Photography dan Aerial Videography

Aerial photography adalah pengambilan foto dari udara, sedangkan aerial videography menghasilkan rekaman bergerak. Keduanya dapat ditawarkan dalam satu paket, tetapi jumlah foto dan durasi video yang diberikan perlu dikonfirmasi sejak awal.

2. Drone Sinematik

Istilah drone sinematik biasanya digunakan untuk layanan yang mengutamakan gerakan kamera halus, komposisi visual, dan pengambilan gambar yang dirancang untuk kebutuhan film atau video promosi. Penyewa tetap perlu meminta contoh portofolio karena istilah ini tidak dengan sendirinya menjamin gaya visual tertentu.

3. FPV

FPV merupakan singkatan dari first-person view. Pilot menerbangkan drone menggunakan tampilan langsung dari kamera, umumnya melalui kacamata khusus. Drone FPV dapat menghasilkan gerakan cepat, terbang melewati ruang sempit, atau mengikuti objek secara dinamis.

Layanan FPV berbeda dari pengambilan gambar udara biasa. Tidak semua pilot drone kamera mempunyai keterampilan menerbangkan FPV, sehingga jenis pengambilan gambar ini perlu disebutkan sejak tahap pemesanan.

4. Gimbal

Gimbal adalah perangkat penstabil kamera yang membantu menjaga rekaman tetap halus saat drone bergerak atau terkena getaran. Namun, gimbal tidak selalu dapat menghilangkan seluruh guncangan ketika angin kencang atau pergerakan drone terlalu mendadak.

5. Resolusi Video

Resolusi menunjukkan jumlah detail dalam rekaman, misalnya Full HD, 4K, atau resolusi lain yang didukung kamera. Penyewa sebaiknya memastikan resolusi file yang diserahkan, bukan hanya kemampuan maksimal kamera drone. Rekaman dapat saja diambil dalam 4K tetapi hasil akhirnya dikirim dalam resolusi lebih rendah apabila tidak disepakati sebelumnya.

6. Frame Rate

Frame rate atau FPS menunjukkan jumlah gambar yang direkam setiap detik. Rekaman 24 atau 30 FPS lazim digunakan untuk pemutaran normal, sedangkan frame rate lebih tinggi dapat memberikan pilihan untuk membuat gerakan lambat. Pemilihan FPS sebaiknya menyesuaikan konsep video dan hasil akhir yang diinginkan.

Istilah dalam Paket dan Hasil Pekerjaan

7. Raw Footage

Raw footage adalah rekaman asli dari kamera sebelum melalui proses penyuntingan. Jika paket hanya mencakup pengambilan gambar, penyedia jasa dapat menyerahkan rekaman mentah tanpa musik, koreksi warna, teks, atau penyusunan adegan.

Calon penyewa perlu menanyakan apakah seluruh raw footage termasuk dalam harga. Ukuran filenya dapat sangat besar sehingga metode penyerahan, media penyimpanan, dan biaya transfer data juga perlu disepakati.

8. Edited Video

Edited video merupakan rekaman yang sudah melalui proses penyuntingan. Cakupannya dapat meliputi pemilihan klip, penyusunan gambar, koreksi warna, musik, logo, atau teks. Tanyakan durasi video akhir dan elemen penyuntingan yang termasuk dalam paket.

9. Deliverables

Deliverables adalah seluruh hasil yang wajib diserahkan penyedia jasa kepada klien. Contohnya berupa 20 foto, video final berdurasi satu menit, raw footage, atau rekaman vertikal untuk media sosial. Daftar ini sebaiknya dicantumkan secara tertulis agar kedua pihak memiliki pemahaman yang sama.

10. Durasi Terbang dan Durasi Sesi

Durasi terbang adalah waktu drone berada di udara, sedangkan durasi sesi merupakan keseluruhan waktu kerja di lokasi. Sesi dua jam tidak berarti drone akan terus terbang selama dua jam karena terdapat waktu untuk persiapan, pergantian baterai, pemeriksaan lokasi, dan pengunduhan data.

11. Revisi

Revisi adalah perubahan terhadap video atau foto yang telah disunting. Paket dapat membatasi jumlah revisi dan jenis perubahan yang diperbolehkan. Pengambilan gambar ulang biasanya tidak otomatis dianggap sebagai revisi penyuntingan dan dapat dikenai biaya tersendiri.

Istilah Biaya, Perizinan, dan Keamanan

12. Biaya Mobilisasi

Biaya mobilisasi mencakup perjalanan pilot dan perlengkapan menuju lokasi. Komponen ini dapat dihitung terpisah dari biaya pengambilan gambar, terutama apabila lokasi berada di luar wilayah operasional penyedia jasa atau membutuhkan transportasi khusus.

13. Perizinan Ruang Udara

Pengoperasian drone di Indonesia berkaitan dengan lokasi, ketinggian, jenis ruang udara, serta kondisi di sekitar area penerbangan. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2020 mengatur pengoperasian pesawat udara tanpa awak di ruang udara yang dilayani Indonesia.

Karena itu, calon penyewa sebaiknya menanyakan apakah lokasi membutuhkan izin atau koordinasi tertentu dan siapa yang bertanggung jawab mengurusnya. Persetujuan pemilik lokasi tidak selalu berarti seluruh persyaratan penerbangan otomatis terpenuhi.

14. Weather Clause

Weather clause adalah ketentuan mengenai perubahan jadwal atau pembatalan akibat cuaca. Hujan, angin kencang, jarak pandang terbatas, atau kondisi lain dapat membuat penerbangan tidak aman dan menurunkan kualitas hasil.

Ketentuan ini perlu menjelaskan apakah jadwal dapat dipindahkan, apakah ada biaya tambahan, dan bagaimana pembayaran ditangani apabila penerbangan tidak dapat dilakukan. Keputusan pilot untuk tidak menerbangkan drone dalam kondisi berisiko seharusnya dipahami sebagai pertimbangan keselamatan.

Pertanyaan yang Perlu Diajukan kepada Penyedia Jasa Drone

Sebelum membayar uang muka, tanyakan jenis drone yang digunakan, jumlah baterai yang dibawa, durasi kerja di lokasi, jumlah foto atau video yang diterima, format file, waktu penyerahan, dan jumlah revisi. Pastikan pula apakah harga sudah mencakup pilot, penyuntingan, transportasi, perizinan, serta penyimpanan data.

Hak penggunaan hasil juga perlu diperjelas. Klien perlu mengetahui apakah foto dan video dapat digunakan untuk iklan, media sosial, televisi, atau kebutuhan komersial lain. Tanyakan pula apakah penyedia jasa diperbolehkan menampilkan hasil tersebut dalam portofolionya.

Memahami istilah jasa drone membuat calon penyewa dapat membandingkan paket berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, bukan sekadar harga atau merek perangkat. Kesepakatan yang rinci juga membantu pilot mempersiapkan penerbangan dan menghasilkan materi yang sesuai dengan tujuan proyek.

19 Kali Dilihat