Ringkasan Berita:
- Video dugaan transaksi obat terlarang di tempat hiburan malam kawasan Nagoya, Batam, viral di media sosial pada Selasa (23/6/2026).
- Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria menghitung uang lalu menyerahkan barang mencurigakan kepada tamu.
- Kapolda Kepri Irjen Pol. Asap Syafrudin langsung menginstruksikan jajarannya untuk memburu dan menangkap para pelaku.
Sebuah video viral TikTok dan Instagram mengejutkan warganet pada Selasa (23/6/2026). Rekaman ini memperlihatkan dugaan transaksi obat terlarang di sebuah tempat hiburan malam Batam. Kapolda Kepulauan Riau langsung merespons kejadian tersebut.
Lokasi kejadian diduga kuat berada di dalam club malam kawasan Nagoya, Kota Batam. Dalam rekaman itu, seorang pria berbaju putih dan bercelana hitam tampak melayani tamu. Pria ini menghitung uang sebelum menyerahkan barang mencurigakan kepada tamu di sofa.
Sebagai dampaknya, banyak warganet mendesak polisi segera mengusut tuntas dugaan peredaran narkoba ini. Mereka menuntut penegak hukum mengambil langkah tegas. Hal ini sangat penting untuk mencegah meluasnya peredaran barang haram tersebut.
Kapolda Kepri Instruksikan Penangkapan
Menanggapi keresahan warga, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asap Syafrudin langsung bertindak cepat. Beliau menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tegas pelakunya. Oleh karena itu, petugas kini sedang memburu pihak yang terekam kamera.
Saat awak media mengonfirmasi kejadian, Irjen Pol. Asap Syafrudin memberikan pernyataan lugas. Beliau memastikan anggotanya sudah bergerak melacak jejak pelaku ke lapangan. “Oke, monitor. Saya sudah arahkan untuk tangkap pelaku,” ujar Kapolda Kepri singkat.
Fakta Penyelidikan Polisi Saat Ini
- Polisi sedang mendalami keaslian rekaman dan memastikan lokasi pasti kejadian.
- Petugas berupaya mengidentifikasi identitas pria berbaju putih yang memegang uang.
- Aparat juga memburu tamu sofa yang menerima barang dalam video tersebut.
Lebih lanjut, pihak kepolisian terus mengumpulkan alat bukti tambahan dari berbagai sumber. Mereka juga menelusuri saksi mata di sekitar kawasan Nagoya. Pada akhirnya, polisi berjanji akan mengusut kasus peredaran gelap ini hingga tuntas.