JSD Blok M Festival 2026 Ubah Blok M Jadi Kawasan Festival, Sneaker dan Musik

JSD Blok M Festival 2026 Ubah Blok M Jadi Kawasan Festival, Sneaker dan Musik
via jpnn.com. (Foto: Istimewa/Infonesia)

Kawasan Blok M akan menjadi tempat bertemunya sneaker, streetwear, musik, seni, beauty, kuliner, hingga barang koleksi dalam JSD Blok M Festival 2026. Acara berlangsung selama tiga hari pada 31 Juli–2 Agustus 2026 dengan konsep festival distrik yang tersebar di berbagai titik di Jakarta Selatan.

Festival ini tidak ditempatkan di satu gedung besar. Pengunjung akan berpindah di antara sejumlah venue yang berada dalam kawasan Blok M, termasuk Nirmana Falatehan, Blok M Hub, INA Hall, ROW 9, M Bloc Space, dan area sekitar MRT Blok M BCA.

Materi resmi penyelenggara menyebut festival menghadirkan lebih dari 10 zona dan venue. Halaman khusus tenant juga mencantumkan rencana 12 zona atau lebih, sedangkan platform penjualan tiket menyebut 11 lebih venue dengan 200 lebih tenant dan penampilan dari sedikitnya 50 musisi. Perbedaan angka tersebut menunjukkan susunan kawasan masih berkembang menjelang hari pelaksanaan.

Jakarta Sneakers Day Berkembang Menjadi Festival Distrik

JSD berawal dari Jakarta Sneakers Day yang pertama kali digelar pada 2017. Fokus awalnya berada pada sneaker, kolektor, brand sepatu, dan berbagai produk yang tumbuh bersama komunitas tersebut.

Pada edisi 2026, ruang lingkupnya dibuat jauh lebih luas. Sneaker tetap menjadi bagian utama melalui Jakarta Sneakers Day, tetapi pengunjung juga dapat menemukan zona fashion, beauty, olahraga, musik, mainan, jam tangan, seni, dan barang koleksi.

Zona Jakarta Sneakers Day direncanakan menempati beberapa lantai Nirmana Falatehan. Area ini diperuntukkan bagi brand sepatu lokal maupun internasional, aksesori, produk perawatan sneaker, serta pelaku custom yang menawarkan desain berbeda dari produk umum.

Fashion dan streetwear hadir melalui JSD Style Directory serta JSD x Mood by Guciano Underground. Zona tersebut diarahkan untuk mempertemukan label fashion, aksesori, brand yang menyasar anak muda, dan kreator lokal yang membawa produk edisi terbatas.

Produk kecantikan ditempatkan dalam OH Beauty Festival yang mencakup skincare, makeup, parfum, perawatan tubuh, dan kebutuhan grooming. Susunan ini membuat festival tidak lagi hanya menarik bagi kolektor sneaker, tetapi juga pengunjung yang ingin melihat perkembangan berbagai brand gaya hidup.

Barang Koleksi dan Musik Mendapat Ruang Tersendiri

INA Hall akan menjadi tempat bagi zona olahraga serta Toys, Watch & Collectibles. Produk yang dibawa tidak terbatas pada mainan. Pengunjung dapat menemukan designer toys, blind box, kartu koleksi, jam tangan, karya ilustrator, cetakan seni, hingga publikasi dari kreator independen.

Penyelenggara juga menyiapkan sejumlah program seperti peluncuran produk terbatas, lelang mainan dan jam tangan, serta demonstrasi seni secara langsung. Detail kegiatan dan daftar tenant masih diumumkan secara bertahap melalui kanal resmi acara.

Musik hadir dalam beberapa bentuk. M Bloc Live House menjadi bagian dari JSD Sound Directory, sedangkan MeltingPop digunakan untuk JSD Music Market yang mempertemukan label rekaman, penjual vinyl, merchandise musisi, alat musik, dan perangkat audio.

Festival juga bekerja sama dengan sejumlah pihak, seperti Jakarta Fashion Week, Dagelan, OH Beauty, Mood by Guciano, dan MRT Jakarta. Setiap kolaborator membawa program serta komunitasnya ke zona yang berbeda.

Brand Lokal Bertemu Pengunjung dari Berbagai Komunitas

Konsep multi-zona memberi peluang bagi brand lokal untuk bertemu kelompok pengunjung yang lebih luas. Seseorang yang datang untuk mencari sneaker dapat menemukan produk fashion, seni, makanan, atau barang koleksi ketika berjalan menuju venue berikutnya.

Penyelenggara memperkirakan lebih dari 60 ribu orang akan mengunjungi kawasan festival selama tiga hari. Angka tersebut masih berupa proyeksi, tetapi memperlihatkan skala acara yang disiapkan untuk tenant, komunitas, dan pelaku industri kreatif.

Bagi brand yang ikut serta, festival bukan hanya tempat membuka booth penjualan. Produk dapat diperkenalkan melalui kolaborasi, peluncuran edisi khusus, kegiatan komunitas, pertunjukan, dan konten yang dibuat selama acara berlangsung.

Penggunaan satu kawasan juga membuat bisnis yang sudah berada di Blok M berpeluang menerima arus pengunjung tambahan. Restoran, coffee shop, toko, dan tempat hiburan di sekitar jalur festival dapat menjadi bagian dari pengalaman pengunjung meskipun tidak berada di dalam zona utama.

Pengunjung Perlu Merencanakan Jalur Festival

Karena acaranya tersebar, pengunjung sebaiknya melihat peta dan jadwal sebelum datang. Tidak semua program berlangsung pada waktu dan lokasi yang sama, sementara jarak antarvenue membutuhkan waktu meskipun masih berada di kawasan Blok M.

Situs resmi mencantumkan harga tiket harian Rp25 ribu dan tiket tiga hari Rp60 ribu. Platform penjualan tiket menyebut kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB, tetapi akses untuk program musik atau kegiatan tertentu dapat memiliki ketentuan tersendiri. (sumber: JSD Blok M Festival)

Pengunjung yang hanya datang satu hari dapat memilih beberapa zona yang paling sesuai dengan minatnya. Mereka yang ingin melihat sneaker dan fashion dapat memprioritaskan Nirmana Falatehan dan Blok M Hub, sedangkan pencinta musik dapat memeriksa jadwal M Bloc Live House serta MeltingPop.

Daftar tenant, musisi, peta zona, dan aturan akses masih dapat berubah sebelum 31 Juli 2026. Informasi terakhir sebaiknya diperiksa melalui website JSD serta akun resmi penyelenggara sebelum membeli tiket atau menentukan venue pertama yang akan dikunjungi.

Lokasi Berita:
18 Kali Dilihat