Di Bawah CEO Baru, Apple Lanjutkan Ekspansi Konten Film, Serial, dan Olahraga

Di Bawah CEO Baru, Apple Lanjutkan Ekspansi Konten Film, Serial, dan Olahraga
Di Bawah CEO Baru, Apple Lanjutkan Ekspansi Konten Film, Serial, dan Olahraga. (Foto: Istimewa/Infonesia)

Calon CEO Apple, John Ternus, menegaskan bahwa perusahaan akan melanjutkan ekspansi bisnisnya di sektor film, serial, dan siaran olahraga. Rencana ini diungkapkannya saat menghadiri pemutaran perdana musim keempat serial Ted Lasso di Los Angeles pada Senin, 27 Juli 2026.

Ternus, yang akan resmi menjabat sebagai CEO pada 1 September 2026, hadir bersama Tim Cook yang akan beralih menjadi executive chairman. Menurut Ternus, Apple memiliki momentum kuat di industri hiburan dan akan terus mengembangkannya melalui lebih banyak cerita menarik. Sebelumnya, Ternus menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering dan telah bekerja di Apple sejak 2001. (sumber: Apple)

Kualitas Jadi Pembeda, Bukan Kuantitas

Sejak meluncurkan Apple TV+ pada 2019 (kini disederhanakan menjadi Apple TV), Apple memilih strategi yang berbeda dari platform lain. Tim Cook mengatakan perusahaan tidak mengejar jumlah tayangan terbanyak, melainkan fokus pada kualitas produksi berstandar tinggi.

Pendekatan ini membuahkan hasil. Film CODA berhasil memenangkan piala Oscar untuk kategori film terbaik, sementara serial Ted Lasso dan The Studio meraih penghargaan Emmy. Dari sisi komersial, film F1 yang dibintangi Brad Pitt juga sukses besar dengan pendapatan global lebih dari 634 juta dolar AS hingga Juni 2026. Naskah untuk sekuelnya pun sedang dikerjakan.

Senior Vice President of Services Apple, Eddy Cue, menyebut Ternus sebagai pendukung kuat konten Apple. Ia memperkirakan komitmen terhadap bisnis hiburan akan tetap berlanjut setelah pergantian kepemimpinan.

Bioskop dan Teknologi Tetap Jadi Bagian Strategi

Meskipun layanan streaming terus tumbuh, Apple tidak akan meninggalkan bioskop. Menurut Eddy Cue, bioskop dan streaming bisa saling melengkapi. Penayangan F1 di layar lebar terbukti tidak mengurangi minat penonton saat film tersebut tersedia di Apple TV, bahkan membantu menciptakan perhatian yang lebih besar.

Apple juga memanfaatkan keunggulan teknologinya dalam produksi. Untuk film F1, perusahaan mengembangkan sistem kamera berbasis teknologi iPhone yang cukup ringan untuk dipasang di mobil balap tanpa mengorbankan kualitas gambar. Proses pengambilan gambar bahkan dilakukan di sejumlah balapan sungguhan, dengan Lewis Hamilton terlibat sebagai produser untuk memastikan detail balapan tetap akurat.

Olahraga Jadi Pintu Masuk Penonton Baru

Di luar film dan serial, Apple semakin serius menggarap siaran olahraga. Perusahaan telah memiliki hak siar Major League Soccer, program bisbol Friday Night Baseball, dan hak siar eksklusif Formula 1 di Amerika Serikat selama lima tahun.

Kerja sama Formula 1 ini membuat seluruh balapan tersedia di Apple TV untuk pasar AS, lengkap dengan konten pendukung seperti klasemen dan pembaruan balapan melalui Apple News. Tim Cook menyatakan Apple terbuka untuk kerja sama hiburan lain jika dapat membawa teknologi atau pengalaman unik yang sulit ditawarkan pihak lain.

Namun, ekspansi siaran olahraga ke negara lain tidak bisa dilakukan serentak. Apple harus menunggu kontrak hak siar di setiap wilayah berakhir, seperti di Eropa di mana beberapa penyiar telah memperpanjang kontrak Formula 1 hingga beberapa tahun ke depan.

Hingga kini, belum diungkapkan apakah kepemimpinan Ternus akan membawa perubahan besar seperti akuisisi studio atau kenaikan anggaran produksi. Rencana yang sudah pasti adalah melanjutkan produksi film untuk streaming dan bioskop, menambah serial secara terukur, serta membuka kerja sama baru yang didukung teknologi Apple.

15 Kali Dilihat