Selasa, 27 Oktober 2026
Olahraga

Rumput JIS Dikecam Pelatih Persija dan Persik Seusai Laga 2-1

Hasil Persija vs Persik 2-1 diwarnai gol Ridho yang disahkan VAR. Shin Tae-yong dan Marcos Reina juga kompak mengecam rumput JIS. Persija tetap di puncak.

Lapangan stadion sepak bola dengan rumput tidak merata di bawah lampu malam
Ilustrasi kondisi lapangan stadion sepak bola yang dikeluhkan dua pelatih seusai laga Persija vs Persik. Ilustrasi dibuat dengan AI. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Bukan hanya hasil Persija vs Persik yang jadi sorotan. Kubu pemenang dan kubu yang kalah sama-sama mengecam rumput JIS seusai Persija Jakarta menjamu Persik Kediri pada Senin, 26 Oktober 2026. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menilai lapangan Jakarta International Stadium itu tak layak dipakai bermain bola. Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut rumputnya bencana.

Hasil Persija vs Persik pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 itu berakhir 2-1 untuk tuan rumah. Laga dimulai pukul 19.00 WIB di JIS, Jakarta Utara. Persija tertinggal sejak menit ke-10, lalu mencetak dua gol yang hanya berselisih dua menit lewat Denis Kolinger dan Rizky Ridho.

Ini kemenangan keenam Persija dari tujuh laga. Dengan 18 poin, Macan Kemayoran tetap memimpin klasemen. Dewa United membuntuti di posisi kedua dengan 14 poin.

Shin dan Reina sama-sama mengecam lapangan

Dalam jumpa pers seusai laga, Shin lebih dulu memuji anak asuhnya. “Pertama-tama, pastinya karena para pemain kami bekerja keras sampai akhir dan tidak menyerah,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.

Setelah itu, ia langsung menyinggung kondisi lapangan. “Namun, kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu,” ujar Shin. Ia juga meminta ada evaluasi. “Ya, mungkin dari beberapa pihak juga harus mengevaluasi ya, untuk mengontrol rumput ini dengan lebih baik lagi,” katanya.

Reina, pelatih asal Spanyol, menyampaikan penilaian yang sejalan. “Stadionnya luar biasa, tetapi kualitas rumputnya adalah sebuah bencana,” ujarnya. Menurut Reina, Persik terbiasa menguasai bola lewat umpan-umpan pendek. Malam itu, timnya terpaksa bermain lebih sederhana. “Kondisi lapangan sangat memengaruhi rencana permainan kedua tim, bukan hanya kami,” kata dia.

Pemain Persik, Marcelo Djalo, menggelengkan kepala saat ditanya soal lapangan. “Pada dasarnya hampir mustahil untuk memainkan sepak bola kami,” ucapnya. Djalo menduga Persija mengalami kesulitan yang sama.

Dua gol beruntun dan keputusan VAR

Gol pembuka Persik lahir dari sepak pojok Ernesto Gomez yang ditanduk Imanol Garcia pada menit ke-10. Persija sempat nyaris menyamakan kedudukan menjelang jeda, tetapi bola sambaran Alexander Jeremejeff menghantam mistar. Kiper Persija, Nadeo Argawinata, juga dua kali beruntun menepis peluang Sergio Castel.

Shin sudah mengganti pemain sejak menit ke-22, saat Ilham Rio Fahmi masuk menggantikan Kerim Memija. Saat babak kedua dimulai, ia memasukkan Rizky Ridho untuk Fabio Calonego dan Kwon Chang-hoon untuk Witan Sulaeman. Pada menit ke-64, Kolinger menanduk bola tendangan bebas Rayhan Hannan dan skor menjadi 1-1.

Kolinger kemudian berganti peran menjadi pengumpan. Bola lambungnya dituntaskan Ridho melewati kiper Persik, Husna Al Malik, pada menit ke-66. Wasit semula membatalkan gol itu dengan alasan offside. Keputusan itu berubah setelah wasit berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR), tim wasit video yang meninjau ulang rekaman, sehingga gol Ridho sah.

Persija hampir menambah gol pada masa tambahan waktu. Ivan Mamut, yang juga masuk dari bangku cadangan, membobol gawang Persik dari umpan Kwon. Gol itu dianulir karena sebelumnya terjadi pelanggaran di depan kotak penalti Persija.

Berikut urutan gol dan pergantian penting dalam laga tersebut.

Menit Kejadian Pemain Keterangan
10 Gol Persik Imanol Garcia Sundulan dari sepak pojok Ernesto Gomez
22 Pergantian Persija Ilham Rio Fahmi masuk, Kerim Memija keluar Pergantian pertama Shin Tae-yong
Awal babak kedua Pergantian Persija Rizky Ridho dan Kwon Chang-hoon masuk Menggantikan Fabio Calonego dan Witan Sulaeman
64 Gol Persija Denis Kolinger Sundulan dari tendangan bebas Rayhan Hannan
66 Gol Persija Rizky Ridho Umpan lambung Kolinger, sah setelah tinjauan VAR
Tambahan waktu Gol dianulir Ivan Mamut Didahului pelanggaran di depan kotak penalti Persija

Dua konser selama Persija tak berkandang di JIS

Sebelum malam itu, Persija terakhir kali tampil di JIS pada Sabtu, 29 Agustus 2026 dalam uji coba kontra Brisbane Roar. Hampir dua bulan sesudahnya, mereka bermain di stadion lain. Dua di antaranya adalah kunjungan ke kandang Persib Bandung pada Sabtu, 12 September 2026 dan ke kandang Arema FC pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam rentang yang sama, JIS menjadi lokasi konser The Weeknd pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026 dan konser Avenged Sevenfold pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Sebelum laga melawan Persik, Shin menilai kondisi rumput JIS sangat memburuk karena lapangan kerap dipakai untuk acara di luar sepak bola. Ia meminta perawatan stadion itu “harus diprioritaskan untuk sepak bola”.

Hingga Selasa, 27 Oktober 2026, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) maupun pengelola stadion belum menyampaikan pernyataan resmi soal kondisi rumput JIS atau rencana perbaikannya.

Keluhan serupa pernah muncul setahun sebelumnya. Seusai Persija ditahan Bali United 1-1 di JIS pada Minggu, 14 September 2025, pelatih Persija kala itu, Mauricio Souza, mengeluhkan rumput stadion. Rizky Ridho saat itu meminta lapangan diperbaiki setelah konser NCT Dream.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya