Arab Saudi Perkenalkan Dua Mobil Listrik Pertama Ceer EXOBOT

Arab Saudi Perkenalkan Dua Mobil Listrik Pertama Ceer EXOBOT
Arab Saudi Perkenalkan Dua Mobil Listrik Pertama Ceer EXOBOT. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Arab Saudi memperkenalkan dua mobil listrik pertama dari merek otomotif nasional Ceer pada 21 September 2026. Kedua kendaraan tersebut berada dalam keluarga EXOBOT dan hadir dalam bentuk sedan serta SUV. Peluncurannya menjadi langkah awal dari rencana Ceer membangun portofolio tujuh model kendaraan hingga 2030.

Penyebutan “mobil listrik pertama” dalam pengumuman ini merujuk pada kendaraan pertama yang diluncurkan Ceer. Keduanya bukan mobil listrik pertama yang pernah dipasarkan atau diproduksi di Arab Saudi karena produsen lain, termasuk Lucid Motors, telah lebih dahulu menjalankan kegiatan perakitan kendaraan listrik di negara tersebut.

Ceer dibentuk pada 2022 sebagai perusahaan patungan antara Public Investment Fund Arab Saudi dan Foxconn. Perusahaan ini diposisikan sebagai merek otomotif nasional yang merancang, mengembangkan, memproduksi, menjual, dan melayani kendaraannya dari Arab Saudi.

Ceer EXOBOT Hadir dalam Bentuk Sedan dan SUV

Ceer EXOBOT diperkenalkan dalam dua bentuk bodi dengan dasar teknologi yang sama. EXOBOT Sedan menawarkan bentuk lebih rendah dengan profil menyerupai mobil performa, sedangkan EXOBOT SUV memiliki posisi berkendara dan bentuk bodi yang lebih tinggi.

EXOBOT First Edition menggunakan tiga motor listrik dengan sistem penggerak seluruh roda. Berdasarkan spesifikasi yang diumumkan Ceer, sistem tersebut menghasilkan tenaga hingga 850 daya kuda dan torsi 1.000 Nm.

Ceer mengklaim EXOBOT Sedan dapat berakselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam dalam 2,6 detik. Versi SUV disebut membutuhkan waktu 2,9 detik untuk mencapai kecepatan yang sama. Angka tersebut merupakan hasil yang diumumkan produsen dan masih perlu dilihat dalam pengujian independen setelah kendaraan tersedia untuk konsumen.

Kedua kendaraan menggunakan baterai berkapasitas 112 kWh dan arsitektur kelistrikan 800 volt. Ceer menyatakan baterainya dapat diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit menggunakan pengisian cepat yang sesuai.

Jarak Tempuh Sedan Diklaim Mencapai 670 Kilometer

Ceer mencantumkan perkiraan jarak tempuh hingga 670 kilometer untuk EXOBOT Sedan dan 560 kilometer untuk EXOBOT SUV. Angka tersebut menggunakan metode pengujian NEDC, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai jarak tempuh yang pasti diperoleh dalam penggunaan sehari-hari.

Jarak aktual kendaraan listrik dipengaruhi kecepatan, suhu lingkungan, penggunaan pendingin kabin, kondisi jalan, beban kendaraan, dan pola mengemudi. Perbedaan metode pengujian juga dapat menghasilkan angka jangkauan yang berlainan untuk kendaraan yang sama.

Desain EXOBOT menampilkan pintu yang membuka ke atas dan struktur tanpa pilar konvensional di antara pintu depan dan belakang. Menurut Ceer, konstruksi tersebut menggunakan material berkekuatan tinggi untuk mempertahankan dukungan struktural kendaraan.

Ceer menyebut desain kendaraan terinspirasi dari bentang alam dan arsitektur Arab Saudi. Perusahaan juga menyediakan asisten suara dalam bahasa Arab dan Inggris, kemudi elektronik tanpa sambungan mekanis konvensional, serta sistem kemudi roda belakang.

Penjualan Dijadwalkan Dimulai pada Awal 2027

EXOBOT Sedan dan SUV dijadwalkan mulai dijual di Arab Saudi pada awal 2027. Karena itu, peluncuran pada 21 September 2026 masih menjadi tahap pengenalan kendaraan menjelang dimulainya penjualan dan pengiriman kepada konsumen.

Kedua model akan diproduksi di Ceer Manufacturing Complex yang berada di King Abdullah Economic City. Ceer sebelumnya menyatakan fasilitas tersebut dipersiapkan untuk memulai produksi kendaraan pada kuartal keempat 2026.

Setelah EXOBOT, Ceer berencana memperkenalkan lima model tambahan antara 2028 dan 2030. Portofolio tersebut akan mencakup kendaraan kelas menengah dan kompak dengan beberapa pilihan sistem penggerak.

Rencana itu menunjukkan perubahan strategi Ceer yang semula dibentuk sebagai produsen kendaraan listrik murni. CEO Ceer Jim DeLuca mengatakan jajaran produknya juga akan mencakup kendaraan hibrida plug-in dan kendaraan bermesin pembakaran untuk menyesuaikan perubahan permintaan pasar.

Ceer Menjadi Ujian Ambisi Industri Otomotif Arab Saudi

Peluncuran mobil listrik Ceer EXOBOT membawa makna yang lebih besar daripada penambahan dua model kendaraan baru. Arab Saudi ingin menggunakan Ceer untuk membangun industri otomotif domestik, mengembangkan jaringan pemasok, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan ekonominya terhadap pendapatan minyak.

PIF memproyeksikan Ceer dapat menyumbang sekitar US$8 miliar terhadap produk domestik bruto Arab Saudi pada 2034. Perusahaan juga menargetkan kandungan lokal sebesar 45 persen pada tahun yang sama. Keduanya masih berupa target dan proyeksi, sehingga pencapaiannya bergantung pada produksi, penjualan, pembangunan rantai pasok, serta kemampuan Ceer bersaing dengan produsen global.

Tantangannya tidak ringan. Pasar kendaraan listrik global sedang menghadapi persaingan harga, perubahan permintaan konsumen, dan dominasi produsen China. Sejumlah perusahaan rintisan kendaraan listrik juga gagal setelah mengeluarkan modal besar tanpa mencapai volume produksi yang cukup.

Ceer karena itu merencanakan ekspansi secara bertahap. Setelah memulai penjualan di Arab Saudi, perusahaan menargetkan masuk ke pasar negara sekitar pada 2028, kemudian memperluas jangkauan ke Timur Tengah dan Afrika Utara.

EXOBOT Sedan dan SUV menjadi produk pertama yang akan menunjukkan apakah investasi, fasilitas produksi, dan kemitraan global Ceer dapat berubah menjadi industri otomotif yang berkelanjutan. Spesifikasinya menawarkan angka performa tinggi, tetapi keberhasilan proyek ini pada akhirnya akan ditentukan oleh kualitas produksi, harga jual, jaringan pengisian daya, layanan purnajual, dan penerimaan konsumen setelah pengiriman dimulai.

15 Kali Dilihat