Pemkab Nduga Resmi Angkat 850 CASN dan PPPK untuk Layani 32 Distrik

Pemkab Nduga Resmi Angkat 850 CASN dan PPPK untuk Layani 32 Distrik
Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Papua Pegunungan, secara resmi mengangkat 850 aparatur sipil negara baru untuk mengoptimalkan layanan publik di wilayahnya. Penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi 480 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) serta penutupan pelatihan prajabatan bagi 370 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga honorer K2 dipusatkan di Ibu Kota Kenyam, Selasa (1/9/2026).

Bupati Nduga menegaskan, momen ini menjadi tonggak penting pemulihan keamanan daerah sekaligus momentum percepatan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, kehadiran ratusan aparatur baru ini membuktikan situasi Nduga yang semakin kondusif.

“Penyerahan SK bagi 480 CASN dan prajabatan 370 PPPK di Kenyam membuktikan bahwa Nduga kini semakin aman dan siap melayani masyarakat. Kehadiran 850 aparatur ini akan memastikan sekolah dan puskesmas di seluruh distrik beroperasi optimal,” tegas Bupati Nduga di Kenyam.

Fokus Layanan di Pelosok

Sebagian besar dari 850 aparatur baru ini akan dialokasikan untuk mengisi formasi krusial di 32 distrik se-Kabupaten Nduga. Prioritas penempatan adalah sebagai guru sekolah dasar (SD), bidan, perawat puskesmas keliling, serta administrator di kantor-kantor distrik.

Untuk menjamin kenyamanan dan kinerja para aparatur di pedalaman, pemerintah daerah juga telah menyiapkan fasilitas penunjang. Fasilitas tersebut mencakup tunjangan khusus daerah terpencil dan perumahan dinas yang terintegrasi.

Target dan Pengawasan Kinerja

Penambahan tenaga baru ini diharapkan dapat menjawab sejumlah tantangan utama di Nduga. Targetnya antara lain menurunkan angka putus sekolah serta mempercepat penanganan kasus gizi buruk dan masalah kesehatan ibu-anak di distrik-distrik pelosok.

Untuk memastikan disiplin, Pemkab Nduga akan memperkuat sistem pengawasan kehadiran aparatur. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan menerapkan sistem pelaporan digital secara periodik.

Keberadaan aparatur negara yang bertugas aktif di pelosok dipandang sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan hak dasar warga. Sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh gereja, dan aparat keamanan diharapkan dapat membawa Nduga terus melangkah maju menuju masyarakat yang damai, cerdas, dan sejahtera.

Lokasi Berita:
39 Kali Dilihat