Penjualan Game Fisik PS5 di Amerika Turun, Hanya 7 Judul Tembus 100 Ribu

Penjualan Game Fisik PS5 di Amerika Terus Menyusut
Penjualan Game Fisik PS5 di Amerika Turun, Hanya 7 Judul Tembus 100 Ribu. (Foto: Istimewa/Infonesia)

Penjualan game fisik PS5 di Amerika Serikat terus kehilangan tempat di tengah kebiasaan pemain yang beralih ke pembelian digital. Data terbaru menunjukkan hanya sedikit game PlayStation yang mampu menembus penjualan disc dalam jumlah besar sepanjang 2026.

Direktur Circana Mat Piscatella mengatakan hanya dua game PlayStation yang terjual lebih dari 10 ribu unit fisik di Amerika pada pekan yang berakhir 11 Juli 2026. Sepanjang tahun ini, hanya tujuh game yang sudah melewati penjualan 100 ribu unit fisik.

Angka tersebut berasal dari Circana Retail Tracking Service. Piscatella kemudian menjelaskan bahwa datanya mencakup seluruh game, publisher, dan platform PlayStation yang dipantau, bukan hanya game buatan Sony. Namun, PS5 menjadi platform utama PlayStation yang masih aktif menerima game baru saat ini.

Circana tidak membuka nama tujuh game yang berhasil melewati angka 100 ribu unit. Karena itu, daftar yang beredar di media sosial belum bisa dianggap sebagai data resmi. Angka tersebut juga hanya menggambarkan penjualan fisik di Amerika, bukan penjualan digital atau pasar global.

Pemain PlayStation Makin Terbiasa Membeli Game Digital

Turunnya pembelian disc berjalan bersamaan dengan meningkatnya transaksi melalui PlayStation Store. Dalam kuartal terakhir tahun fiskal 2025, sekitar 85 persen penjualan game penuh PS4 dan PS5 berasal dari versi digital. Untuk satu tahun penuh, porsinya berada di kisaran 80 persen.

Perubahan ini tidak terjadi dalam waktu singkat. Saat PS4 diluncurkan, penjualan digital masih menjadi bagian kecil dari pasar game konsol. Koneksi internet yang lebih cepat, kebiasaan membeli game saat diskon, fitur pre-load, dan kemudahan berpindah game tanpa mengganti disc membuat versi digital semakin populer.

Publisher juga lebih sering menawarkan game melalui toko digital. Sebagian game indie bahkan tidak mendapat versi fisik karena biaya produksi, distribusi, penyimpanan, dan risiko stok yang tidak terjual. Versi digital dapat dirilis tanpa mencetak disc atau mengirim kotak ke retailer.

Pilihan hardware ikut mempercepat perubahan tersebut. Sekitar 49 persen unit PS5 yang terjual di Amerika sepanjang 2025 tidak dilengkapi disc drive. Angka ini mencakup PS5 Digital Edition dan model lain yang membutuhkan pembelian disc drive secara terpisah.

Pemilik konsol tanpa disc drive otomatis bergantung pada PlayStation Store. Mereka tidak bisa membeli game bekas, meminjam disc dari teman, atau mencari versi fisik yang harganya lebih murah di toko.

Pasar Game Fisik Amerika Mencapai Titik Terendah

Masalah ini tidak hanya terjadi pada PS5. Belanja konsumen Amerika untuk game fisik baru turun menjadi sekitar 1,5 miliar dolar AS sepanjang 2025. Angka tersebut menjadi titik terendah dalam data penjualan yang dilacak sejak 1995.

Nilainya turun sekitar 11 persen dibandingkan 2024. Meski penurunannya lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, pasar game fisik Amerika sudah menyusut sekitar 87 persen dari puncaknya pada 2008, ketika penjualan mencapai sekitar 11,6 miliar dolar AS.

Toko game juga mulai menyesuaikan bisnisnya. Penjualan software GameStop, yang mencakup disc, cartridge, dan kode download, menghasilkan 729,3 juta dolar AS pada tahun fiskal 2025. Nilainya turun 27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan hanya menyumbang sekitar seperlima dari total penjualan perusahaan.

GameStop kini mendapat pemasukan lebih besar dari hardware, aksesori, kartu koleksi, dan merchandise. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa toko game fisik tidak lagi bisa mengandalkan penjualan software seperti pada era PS2, PS3, atau awal PS4.

Game Fisik Belum Sepenuhnya Hilang

Angka penjualan yang turun tidak berarti semua pemain sudah meninggalkan disc. Versi fisik masih dicari oleh kolektor, pemburu harga murah, pemilik koneksi internet terbatas, dan pemain yang ingin menjual kembali game setelah selesai dimainkan.

Disc juga memberi pilihan membeli game bekas. Pada game digital, pemain hanya mendapat akses melalui akun dan aturan platform. Game tersebut tidak dapat dijual kembali seperti kotak fisik.

Pasar game fisik juga berbeda di setiap negara. Angka dari Amerika tidak bisa langsung digunakan untuk menggambarkan kebiasaan pemain di Jepang, Eropa, atau wilayah lain. Nintendo, misalnya, masih memiliki porsi penjualan fisik yang lebih besar dibandingkan PlayStation.

Penurunan penjualan tidak hanya dipengaruhi minat pembeli. Jumlah game yang mendapat versi disc, banyaknya stok yang dikirim ke toko, harga game, dan jadwal peluncuran ikut menentukan hasil penjualan. Data tujuh game di atas 100 ribu unit juga belum menunjukkan berapa banyak judul fisik besar yang benar-benar dirilis selama periode tersebut.

Meski begitu, arah pasarnya terlihat jelas. Pembelian digital sudah menjadi pilihan utama sebagian besar pemain PlayStation, sementara semakin banyak konsol PS5 dijual tanpa disc drive. Hanya tujuh game PlayStation yang melewati penjualan 100 ribu unit fisik di Amerika sepanjang 2026 hingga pertengahan Juli.

20 Kali Dilihat