Atmosfer kompetisi yang sangat luar biasa langsung tersaji pada ajang Kejurprov panjat tebing Kelompok Umur Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Bertempat di Venue Sport Climbing, Gelora Kadrie Oening, Kota Samarinda, kontingen dari Kutai Timur (Kutim) dan Balikpapan langsung menunjukkan dominasi mereka sejak peluit pertandingan pertama dibunyikan. Ketegangan memperebutkan kepingan medali prestisius ini menjadi tontonan menarik bagi para pecinta olahraga ekstrem tersebut.
Herman Tri Haryadi, selaku Event Delegate (ED) dalam kejuaraan ini, mengungkapkan bahwa hari pembuka langsung memanjakan penonton dengan empat nomor pertandingan krusial. Babak kualifikasi hingga partai final untuk nomor bergengsi Speed World Record U-13 serta U-15, baik kategori putra maupun putri, digelar dengan tensi tinggi. “Kutai Timur dan Balikpapan tampil memukau dengan sama-sama mengoleksi dua medali emas di hari pertama Kejurprov panjat tebing ini,” ujar pria yang akrab disapa Maman tersebut kepada awak media.
Klasemen Sementara dan Aksi Gemilang Atlet Muda
Meski sama-sama meraih dua emas, Kutai Timur berhak memuncaki klasemen sementara perolehan medali berkat keunggulan jumlah medali perak. Tim asal Kutim ini sukses memborong dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Medali emas berharga tersebut dipersembahkan oleh Ahmad Fauzan dan Kharis Tessa Valery Sofia yang tampil tak tertandingi di nomor Speed World Record U-15 putra dan putri. Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Nahum Timothy Ebenheizer, Nabilla Aisya Nur Hasmi, dan Eisyah Kania Irawan. Zahra Almaira Rahman turut melengkapi kejayaan Kutim dengan raihan medali perunggu.
Di sisi lain, kontingen Balikpapan terus menempel ketat di posisi kedua dengan raihan dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Pahlawan medali emas bagi kota minyak ini adalah Muhammad AlGhazali Pratama Malik dan Cassie Felisha Zahra yang melesat bak kilat di nomor Speed World Record U-13. Posisi ketiga klasemen sementara dihuni oleh Kabupaten Berau yang berhasil mencuri satu medali perunggu lewat perjuangan keras Maulana Pramudja Negara di kategori Speed World Record U-15 putra.
Menatap Tantangan Berat di Hari Kedua
Memasuki hari kedua, intensitas Kejurprov panjat tebing Kaltim 2026 dipastikan akan semakin memanas. Arif Rahman Hakim, Sekretaris Umum (Sekum) FPTI Kaltim, memastikan bahwa nomor-nomor bergengsi lainnya sudah menanti para atlet. Beberapa kategori yang siap dipertandingkan antara lain Speed World Record U-19 dan U-17, Boulder U-17, serta Lead U-19 untuk putra dan putri.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim menaruh harapan besar agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan kondusif. Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, ajang Kejurprov panjat tebing ini merupakan kawah candradimuka bagi pembinaan atlet muda. Seluruh kontingen dari berbagai kabupaten dan kota diimbau untuk terus menjaga sportivitas, sehingga kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit pemanjat tebing andal yang kelak akan mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional maupun internasional.