Senin, 26 Oktober 2026
Teknologi

Agility Robotics Dinilai US$2,5 Miliar, Penjualan 2025 US$1,8 Juta

Agility Robotics dinilai US$2,5 miliar lewat rencana SPAC, padahal penjualan bersih 2025 hanya US$1,8 juta. Robot Digit 5 diluncurkan 15 September 2026.

Ilustrasi robot humanoid membawa kotak di lorong gudang di samping pekerja
Ilustrasi robot humanoid yang dirancang bekerja di gudang bersama manusia. Ilustrasi dibuat dengan AI. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Agility Robotics dinilai bernilai US$2,5 miliar dalam rencana pencatatan saham lewat SPAC. Padahal, penjualan bersih pembuat robot humanoid Digit 5 itu sepanjang 2025 hanya US$1,8 juta. Angka penjualan tersebut tercantum dalam berkas yang diserahkan perusahaan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Agility meluncurkan robot tersebut pada Selasa, 15 September 2026 dari markasnya di Salem, Oregon, Amerika Serikat. Perusahaan berencana melantai di bursa lewat penggabungan dengan Churchill Capital Corp. XI.

Pesanan US$300 juta dan pelanggan

CEO Agility Robotics, Peggy Johnson, menyatakan perusahaan telah menerima pesanan multi-tahun lebih dari US$300 juta.

Pelanggan Digit saat ini mencakup GXO, Schaeffler, Toyota Motor Manufacturing Canada, dan Mercado Libre. Agility menyatakan robot ini dibangun dari lebih dari 65.000 jam operasi nyata dan tiga tahun penerapan Digit 4 di lantai produksi pelanggan.

“Digit 5 is removing a major barrier to scaling humanoid robots in industrial environments.” — Peggy Johnson, CEO Agility Robotics

Spesifikasi dan jadwal

Robot ini setinggi 1,81 meter dengan bobot 129 kilogram. Jangkauannya mencapai 7,2 kaki (2,2 meter), naik dari 5,5 kaki pada generasi sebelumnya. Beban angkat berulangnya 50 pon (22,7 kilogram), naik 40 persen dari versi terdahulu.

Baterainya bertahan 90 menit dan terisi ulang dalam sembilan menit. Dengan rasio itu, Agility menyebut robot dapat bekerja lebih dari 20 jam dalam sehari semalam.

Agility mengklaim robot ini adalah humanoid pertama yang dirancang bekerja berdampingan dengan manusia tanpa pagar pengaman. Menurut Agility, robot mendeteksi orang dengan sensor dan kecerdasan buatan, lalu menghindar, berhenti, atau duduk. Agility juga mengklaim humanoid ini yang pertama lolos evaluasi lapangan independen untuk standar keselamatan industri OSHA di lini produksi pelanggan.

Perusahaan menargetkan akses awal pada semester I 2027 dan ketersediaan umum pada akhir 2027.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya