Pemadaman Listrik Kaltim Berlanjut, Warga Bontang Desak Kompensasi

Pemadaman Listrik Kaltim Berlanjut, Warga Bontang Desak Kompensasi
Pemadaman Listrik Kaltim Berlanjut, Warga Bontang Desak Kompensasi. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Timur masih menjadi persoalan warga pada Kamis, 17 September 2026. Di Samarinda, sejumlah kawasan kembali masuk jadwal penghentian sementara aliran listrik, sementara warga Bontang menggelar demonstrasi untuk mendesak pemulihan pelayanan.

Di tanggal yang sama, Balikpapan juga masuk daftar jadwal pemadaman di sebagian wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan. Cakupan yang diumumkan merujuk pada kawasan pelanggan tertentu, bukan berarti seluruh wilayah ketiga kota tersebut mengalami pemadaman secara bersamaan.

Jadwal Pemadaman di Samarinda dan Balikpapan

Menurut pemberitaan Kaltim Post yang mengutip informasi PLN ULP Samarinda Kota, pemadaman di Samarinda pada 17 September 2026 dijadwalkan dalam dua rentang waktu, yaitu pukul 13.00–17.00 WITA dan pukul 17.00–21.00 WITA.

Kawasan yang tercantum pada kelompok siang antara lain sebagian Jalan P. Suryanata, sebagian Jalan Kadrie Oening, Jalan Rotan Pulut, Jalan Belimbing, serta sebagian Jalan Juanda. Pada kelompok sore hingga malam, lokasi yang diumumkan antara lain Jalan Anang Hasyim, Jalan Polder Air Hitam, Jalan PM. Noor, Jalan Perjuangan, dan Jalan Pramuka. Beberapa ruas hanya disebut terdampak sebagian.

Dua rentang tersebut merupakan pembagian jadwal dalam pengumuman dan tidak berarti seluruh pelanggan Samarinda akan padam selama delapan jam tanpa jeda. Dampak pada setiap pelanggan bergantung pada kawasan dan jaringan yang melayaninya. Pemberitaan tersebut menyebut gangguan pada sejumlah pembangkit sebagai alasan penghentian sementara pasokan kepada sebagian pelanggan.

Sementara itu, Kaltim Post juga memberitakan 24 lokasi di Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan yang masuk daftar pemadaman malam pada 17 September 2026. Daftar tersebut merupakan informasi untuk tanggal itu dan tidak otomatis menjadi jadwal hari berikutnya.

Warga Bontang Tuntut Penghentian Pemadaman dan Kompensasi

Di Bontang, ratusan warga mendatangi kantor PLN pada 17 September 2026. Menurut laporan Katakaltim, peserta aksi berasal dari kelompok Pusat Hubungan Masyarakat Kota Bontang dan Forum Masyarakat Peduli Kota Bontang.

Koordinator lapangan Forum Masyarakat Peduli Kota Bontang, Taqiyuddin, mengatakan pemadaman bergilir mengganggu aktivitas warga. Massa meminta PLN segera menghentikan pemadaman, dengan batas waktu yang mereka tuntut paling lambat 1 Oktober 2026. Tanggal tersebut merupakan tuntutan peserta demonstrasi, bukan pengumuman resmi PLN mengenai kapan pasokan listrik akan pulih.

Peserta aksi juga meminta kompensasi bagi masyarakat terdampak sesuai aturan yang berlaku. Mereka menyampaikan rencana membuka posko pengaduan untuk menampung dampak pemadaman, termasuk persoalan kerusakan peralatan elektronik yang dilaporkan warga. Laporan aksi menyebut keluhan pemadaman berulang telah berlangsung hampir 100 hari, yang menggambarkan periode gangguan yang dikeluhkan, bukan kondisi listrik padam terus-menerus selama hampir 100 hari.

Kepastian penanganan keluhan, pemulihan pasokan, serta jadwal terbaru tetap memerlukan keterangan lanjutan dari PLN.

Lokasi Berita:
30 Kali Dilihat