Senin, 26 Oktober 2026
Peristiwa

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal Kebakaran Berulang di Banjarmasin

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal Kebakaran Berulang di Banjarmasin
Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal Kebakaran Berulang di Banjarmasin. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Kebakaran kembali melanda kawasan Kompleks DPR, Jalan Bandarmasih, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 hingga 01.15 WITA ini menghanguskan sebuah rumah kosong dan memicu kerusakan pada dua rumah di sekitarnya.

Perhatian warga dan polisi kini tertuju pada rekaman kamera pengawas atau CCTV. Rekaman ini memperlihatkan kedatangan dua orang sebelum api terlihat, menjadikannya salah satu informasi awal yang diharapkan bisa membantu polisi menelusuri penyebab kebakaran di Kompleks DPR Banjarmasin.

Dua Orang Terekam di Lokasi Sebelum Kebakaran

Ketua RT 37, Yunianto, menjelaskan bahwa rekaman CCTV milik warga menunjukkan seorang pria dan perempuan datang memakai sepeda motor. Perempuan itu menunggu di kendaraan, sementara pria yang bersamanya berjalan menuju arah rumah yang kemudian terbakar. Keduanya dilaporkan meninggalkan kawasan tersebut tidak lama kemudian.

Warga belum mengetahui aktivitas pria tersebut di sekitar lokasi. Oleh karena itu, rekaman tersebut masih perlu diperiksa lebih lanjut dan tidak bisa langsung disimpulkan sebagai penyebab kebakaran. Polisi juga belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk dugaan adanya unsur kesengajaan yang ramai dibicarakan warga dan berdasarkan rekaman CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Iptu Indra Permadi membenarkan bahwa kepolisian sedang menyelidiki peristiwa ini. Pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mencari sumber awal api dan petunjuk lain, apalagi rumah yang menjadi titik awal kebakaran sudah lama kosong dan tidak memiliki aliran listrik.

Tiga Bangunan Terdampak, Warga Resah

Api pertama kali terlihat dari bangunan kosong di Gang 5 RT 37, lalu merembet ke dua rumah di Gang 6 RT 38. Berdasarkan laporan awal, satu rumah mengalami dampak ringan, sedangkan rumah lainnya rusak lebih parah. Warga yang sedang istirahat langsung berhamburan keluar saat tahu ada api.

Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan segera datang dan melakukan pemadaman. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sampai sekitar pukul 02.00 WITA karena lokasi bangunan yang cukup sulit dijangkau. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kebakaran ini kembali menimbulkan keresahan karena kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi di lingkungan yang sama.

Rangkaian Kebakaran dan Peningkatan Kewaspadaan Warga

Warga menyebut, dalam kurun waktu sekitar dua bulan terakhir, sudah ada sekitar tujuh kali kebakaran di beberapa gang dan wilayah RT di kawasan Kompleks DPR. Sejumlah bangunan yang terdampak dilaporkan merupakan rumah kosong, meski lokasi dan kondisi setiap kejadian tidak selalu sama.

Salah satunya, pada 7 September 2026, rumah kosong di RT 31 juga terbakar sekitar pukul 05.15 WITA. Saat itu, polisi menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan informasi mengenai orang yang terlihat di sekitar lokasi juga sempat beredar, namun belum bisa membuktikan hubungan langsung dengan kebakaran.

Rangkaian kejadian ini membuat rekaman CCTV terbaru sangat penting untuk ditelusuri. Rekaman ini bisa membantu menyusun linimasa sebelum api terlihat, tapi tetap harus dilengkapi pemeriksaan teknis dan keterangan saksi agar kesimpulan tidak hanya berdasarkan dugaan warga.

Siskamling dan Patroli Lingkungan Diperkuat

Lurah Belitung Selatan Haris Fadilah menegaskan tidak ingin berspekulasi soal dugaan kesengajaan. Menurutnya, hal itu menjadi wewenang kepolisian untuk didalami berdasarkan bukti yang ada. Pemerintah kelurahan berencana berkoordinasi dengan ketua RT, ketua RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta mendorong peningkatan patroli di kawasan permukiman. Pengawasan terhadap rumah kosong juga jadi perhatian karena bangunan yang tidak dihuni cenderung lebih sulit dipantau. Penerangan lingkungan, pendataan bangunan kosong, pemeriksaan kamera pengawas, dan pelaporan cepat jika ada aktivitas tidak biasa diharapkan bisa memperkuat upaya pencegahan.

Rekaman CCTV dalam kebakaran Kompleks DPR Banjarmasin saat ini masih menjadi petunjuk awal, bukan bukti bahwa orang yang terlihat bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kepastian mengenai sumber api dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya