Senin, 26 Oktober 2026
Olahraga

Asian Para Games 2026 Tanpa Para Catur, Indonesia Bidik 7 Emas

Tanpa para catur yang menyumbang 10 dari 29 emas di Hangzhou 2022, 103 atlet Indonesia membidik 7 emas dan 10 besar di Asian Para Games 2026.

Ilustrasi atlet para Indonesia berlatih di arena olahraga sebelum berangkat ke Jepang
Kontingen Indonesia berangkat ke Aichi-Nagoya, Jepang, pada 13 Oktober 2026. Ilustrasi dibuat dengan AI. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Indonesia tampil di Asian Para Games 2026 tanpa cabang yang menyumbang 10 dari 29 emas pada edisi sebelumnya. Para catur tidak dipertandingkan di Aichi-Nagoya, Jepang, sementara target kontingen ditetapkan 7 emas dan peringkat 10 besar.

Sebanyak 103 atlet dari 12 cabang olahraga dikukuhkan dan dilepas Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin, 12 Oktober 2026. Kontingen dijadwalkan bertolak ke Jepang pada Selasa, 13 Oktober 2026, lima hari sebelum upacara pembukaan. Pertandingan berlangsung pada 18-24 Oktober 2026.

Chef de Mission (CdM) Reda Manthovani menyebut target kontingen 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu, total 32 medali. Menurut Reda, angka itu disusun dari hasil latihan atlet dan capaian kualifikasi, merujuk kriteria Asian Paralympic Committee. Target tersebut dipasang “secara realistis dan sekaligus sebagai motivasi bagi para atlet”.

Pembanding dari Hangzhou 2022

Pada Asian Para Games Hangzhou 2022, Indonesia meraih 29 emas, 30 perak, dan 37 perunggu, serta finis di peringkat lima. Sebanyak 10 emas di antaranya berasal dari para catur.

Jumlah cabang yang dipertandingkan menyusut dari 22 di Hangzhou menjadi 18 di Aichi-Nagoya. Indonesia menurunkan atlet di 12 dari 18 cabang itu, menurut data NPC Indonesia per 14 September 2026.

Sebelum pelepasan resmi, Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Rima Ferdianto menyebut target emas masih delapan sampai sembilan. Ia mengatakan, “untuk peringkat, kami targetkan sepuluh besar masih bisa tercapai”.

Sebaran atlet per cabang

Berikut sebaran 103 atlet Indonesia menurut laporan CdM:

  • Para atletik: 25 atlet
  • Para bulu tangkis: 15 atlet
  • Para renang: 12 atlet
  • Para angkat berat: 10 atlet
  • Para tenis meja: 9 atlet
  • Para judo dan panahan: masing-masing 7 atlet
  • Boccia dan para balap sepeda: masing-masing 5 atlet
  • Para menembak dan anggar kursi roda: masing-masing 3 atlet
  • Para taekwondo: 2 atlet

Bonus dan perbandingan dengan Thailand

Erick Thohir menyatakan bonus atlet Asian Para Games disamakan dengan Asian Games.

Erick menyebut Indonesia telah mengoleksi 76 emas sepanjang sejarah Asian Para Games, sedangkan Thailand 91 emas. “Kita masih ada perbedaan mungkin 15 medali emas dengan Thailand,” kata Erick.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya