Perwakilan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) akan mengantar empat jenazah korban kecelakaan Jelutung Bangka Tengah pulang ke Bengkulu. Keempatnya adalah dosen PGSD Erika Fitri Wardani (35), suaminya, dan dua anak mereka. Jenazah dibawa ke rumah orang tua Erika di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong.
Unmuh Babel menyampaikan rencana itu dalam pernyataan duka pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 16.30. Kampus menyatakan perwakilannya akan ikut dalam perjalanan pulang hingga keempat jenazah diterima keluarga besar Erika.
“Jenazah dibawa ke Curup, rumah ortunya Erika,” kata Kepala Bagian Humas Unmuh Babel, Sukma Wijaya. Ia juga membenarkan identitas korban. “Benar, korban adalah dosen kita di Unmuh Babel, saat ini 4 jenazah dibawa ke Bengkulu untuk dimakamkan,” ujarnya.
Tabrakan Brio dan truk Fuso Hino di Namang
Kecelakaan Jelutung Bangka Tengah terjadi pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 12.50 WIB menurut polisi, sedangkan Unmuh Babel menyebut sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasinya di Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang. Honda Brio merah marun bernomor polisi BN 1945 BL bertabrakan dengan truk Fuso Hino hijau bernomor polisi BN 8720 PD.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Agus Sugiyarso, membenarkan empat orang meninggal dunia. Mereka adalah pengemudi dan tiga penumpang Brio, satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua anak. “Korban meninggal dunia empat orang. Lokasi kecelakaan di Jalan Desa Jelutung, Namang,” katanya.
Berikut ringkasan data peristiwa itu menurut Polres Bangka Tengah, Polda Kepulauan Bangka Belitung, dan Unmuh Babel.
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Waktu | Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 12.50 WIB |
| Lokasi | Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang |
| Kendaraan dari arah Pangkalpinang | Honda Brio merah marun BN 1945 BL |
| Kendaraan dari arah Koba | Truk Fuso Hino hijau BN 8720 PD |
| Korban meninggal | 4 orang, satu keluarga |
| Korban yang diumumkan namanya | Erika Fitri Wardani (35), dosen PGSD FKIP Unmuh Babel |
| Tujuan jenazah | Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu |
| Status penyelidikan | Olah TKP, penyebab pasti masih diselidiki |
Dugaan awal polisi dan hal yang belum diumumkan
Polres Bangka Tengah menyampaikan dugaan awal penyebab tabrakan. Brio yang melaju dari arah Pangkalpinang diduga melebar atau berpindah jalur, lalu bertabrakan dengan truk yang datang dari arah Koba. Satlantas Polres Bangka Tengah masih menyelidiki penyebab pastinya.
Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Iptu Elman, membenarkan kejadian itu pada Sabtu, 24 Oktober 2026. “Benar, ada insiden kecelakaan. Saat ini anggota Satlantas sedang melakukan olah TKP, nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” katanya.
Polisi belum mengumumkan hasil olah TKP. Identitas, kondisi, dan status sopir truk juga belum disampaikan secara resmi. Kasi Humas Polres Bangka Tengah menyebut kecelakaan itu menimbulkan kerugian materiil, tetapi nilainya belum dirinci.
Dosen PGSD dan keluarganya dari Rejang Lebong
Erika Fitri Wardani lahir pada Sabtu, 20 April 1991. Ia mengajar di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmuh Babel.
Menurut Unmuh Babel, salah satu anak Erika masih duduk di kelas III sekolah dasar. Nama suami dan kedua anaknya belum diumumkan.
Rektor Unmuh Babel, Dr. Ir. Fadillah Sabri, menyampaikan belasungkawa atas musibah itu. Dalam rilisnya, kampus menyatakan rekan sesama dosen dan Prodi PGSD, tempat Erika mengajar, sangat kehilangan atas wafatnya Erika dan keluarganya.
Tulis Komentar