Senin, 26 Oktober 2026
Pariwisata

Asap karhutla ganggu bandara wisata, data Kemenpar baru Agustus

Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga bandara wisata Toraja, Ambon, dan Sorong, pada bulan yang belum tercakup data pertumbuhan Kemenpar.

Landasan bandara di kawasan wisata diselimuti kabut asap tebal dengan pesawat terparkir
Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan domestik sejak 11 Agustus 2026, termasuk di bandara gerbang destinasi wisata. Ilustrasi dibuat dengan AI. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Asap karhutla kini mengganggu bandara di sejumlah daerah tujuan wisata, dari Toraja, Ambon, dan Ternate hingga Wamena dan Sorong. Gangguan itu terus bertambah sampai pertengahan Oktober 2026. Sementara itu, statistik pertumbuhan pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) baru memuat angka hingga Agustus 2026.

Dalam empat hari, dari 13 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat tambahan 437 penerbangan yang terganggu asap. Total penerbangan domestik berjadwal yang terdampak kini 2.458, dihitung sejak Selasa, 11 Agustus 2026.

Lebih dari separuhnya, yakni 1.324 penerbangan, batal atau ditunda. Sebanyak 1.080 lainnya terlambat. Sisanya dialihkan, kembali ke bandara asal, atau dimajukan jadwalnya.

Gerbang destinasi di timur ikut terdampak

Dalam rentang 13 hingga 17 Oktober 2026, Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara masuk wilayah terdampak. Tiga wilayah itu menyusul Kalimantan, Sumatra, dan Papua yang lebih dulu terganggu.

Daftar bandara terdampak memuat Bandara Toraja di Tana Toraja, Pattimura di Ambon, Sultan Babullah di Ternate, dan Domine Eduard Osok di Sorong. Di Papua, gangguan juga tercatat di Wamena, Timika, Nabire, Kaimana, dan Teluk Bintuni. Di Kalimantan dan Sumatra, bandara di Pontianak, Palangka Raya, Pangkalan Bun, Sampit, Pekanbaru, Palembang, dan Jambi turut terkena.

Penerbangan dari Singapura juga terhambat asap karhutla. Dua belas penerbangan pulang pergi Singapura–Pontianak batal dalam rentang 12 hingga 23 September 2026. Dua penerbangan pulang pergi Singapura–Palembang menyusul batal pada Kamis, 15 Oktober 2026. Sehari kemudian, Jumat, 16 Oktober 2026, 22 penerbangan perintis dibatalkan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menjelaskan, ketika asap menyelimuti kawasan bandara, visibilitas turun dan jadwal penerbangan bisa mundur hingga dibatalkan. “Setiap keputusan operasional diambil dengan mengutamakan keselamatan,” kata Lukman, Minggu, 18 Oktober 2026.

Statistik pertumbuhan berhenti di Agustus

Kemenpar mencatat 10,58 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari–Agustus 2026, naik 5,38 persen. Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada periode itu mencapai 842,15 juta, tumbuh 4,29 persen.

Khusus Agustus 2026, wisman tercatat 1,60 juta kunjungan atau naik 6,27 persen. Perjalanan wisnus mencapai 104,30 juta, naik 11,47 persen. Hunian kamar hotel berbintang bulan itu 52,52 persen.

Angka itu dipaparkan dalam laporan bulanan kinerja Kemenpar, Kamis, 8 Oktober 2026. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilainya sebagai bukti ketahanan sektor wisata. “Kita patut bersyukur bahwa di tengah situasi tersebut, pariwisata Indonesia tetap menunjukkan resiliensi,” ujarnya.

Sembilan hari kemudian, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kembali menyampaikan data yang sama. Ia berbicara pada peluncuran Prambanan Shiva Festival 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026. “Wisatawan mancanegara kita sudah mencatatkan 10,58 juta kunjungan atau tumbuh 5,38 persen,” kata Ni Luh.

Dalam laporan 8 Oktober itu, Kemenpar juga menyinggung gangguan perjalanan akibat meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau pada September 2026. Kemenpar menyatakan berkoordinasi soal pengembalian dana dan penjadwalan ulang perjalanan wisatawan. “Pertumbuhan pariwisata harus disertai kesiapsiagaan menghadapi krisis,” tegas Widiyanti.

Bromo dibatasi, Palangka Raya sepi

Di Jawa Timur, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) membatasi kunjungan ke Penanjakan sejak Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB. Batas kunjungan wisatawan kini berada di Lemah Pasar. Balai belum menetapkan kapan pembatasan itu berakhir.

“Kondisi kebakaran di area penanjakan belum bisa dikendalikan, aktivitas ke Penanjakan dibatasi hanya sampai Lemah Pasar,” kata Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Minggu, 18 Oktober 2026. Pada Kamis, 15 Oktober 2026, empat orang meninggal saat memadamkan api di kawasan Bromo. Korban terdiri atas dua petugas TNBTS serta dua pekerja hotel yang ikut memadamkan api secara sukarela.

Di Kalimantan Tengah, Disparbudpora Kota Palangka Raya menyebut asap karhutla menekan kunjungan wisata, meski tanpa merinci angka. “Karena saat ini memang secara faktanya jumlah kunjungan itu menurun, sangat menurun,” kata Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kota Palangka Raya Alex Chandra.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya