Widodo AS meninggal dunia di Jakarta hanya beberapa hari setelah keluarga besar TNI melepas mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS, yang wafat di Yogyakarta pada Senin, 19 Oktober 2026. Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, Panglima TNI pertama dari Angkatan Laut, berpulang dalam usia 82 tahun.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengonfirmasi kabar duka itu pada Minggu, 25 Oktober 2026. Waktu wafatnya belum seragam. Satu keterangan menyebut Widodo berpulang di kediamannya pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB setelah sakit. Keterangan lain menyebut ia wafat pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Jenis penyakit yang diderita Widodo belum dijelaskan.
Rumah duka dan jadwal pemakaman
Rumah duka berada di Jalan Gading Raya 1 Blok D Nomor 14, RT 007/RW 05, Kompleks TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Jadwal dan lokasi pemakaman belum diumumkan.
Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo turut menyampaikan belasungkawa di Jakarta, Minggu, 25 Oktober 2026.
“Berita duka atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn) Widodo AS membawa duka yang mendalam bagi segenap keluarga besar Tentara Nasional Indonesia dan bangsa Indonesia,” kata Suryo Prabowo.
Duka beruntun purnawirawan TNI sepanjang 2026
Kabar Widodo AS meninggal datang tak lama setelah Subagyo HS dimakamkan di TMP Kalibata pada Selasa, 20 Oktober 2026. Subagyo wafat dalam usia 80 tahun di RS Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026 pukul 16.20 WIB. Menurut Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, almarhum sebelumnya sakit dan menjalani cuci darah. Jenazahnya direncanakan diterbangkan dari Yogyakarta ke Jakarta untuk disemayamkan lebih dulu di Markas Angkatan Darat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas nama Presiden Prabowo Subianto. “Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” kata Prasetyo pada Selasa, 20 Oktober 2026.
TNI AL juga kehilangan mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto pada Kamis, 18 Juni 2026. Ia wafat pukul 07.00 WIB di RS Medistra, Jakarta. KSAL periode 1999–2000 itu sempat disemayamkan di Kompleks Kodamar, Kelapa Gading, lalu dimakamkan di TMP Kalibata pada hari yang sama pukul 16.30 WIB. KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pada Senin, 1 Juni 2026, dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai inspektur upacara.
Berikut ringkasan datanya:
| Nama | Jabatan | Tanggal wafat | Pemakaman |
|---|---|---|---|
| Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu | Menteri Pertahanan | Minggu, 31 Mei 2026 | TMPNU Kalibata, Senin, 1 Juni 2026 |
| Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto | KSAL 1999–2000 | Kamis, 18 Juni 2026 | TMP Kalibata, Kamis, 18 Juni 2026 |
| Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS | KSAD | Senin, 19 Oktober 2026 | TMP Kalibata, Selasa, 20 Oktober 2026 |
| Laksamana TNI (Purn) Widodo AS | Panglima TNI | Sabtu, 24 Oktober atau Minggu, 25 Oktober 2026 (keterangan berbeda) | Belum diumumkan |
Panglima TNI pertama dari Angkatan Laut
Widodo lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa, 1 Agustus 1944. Ia lulus dari SMA Negeri 1 Surakarta, lalu menamatkan Akademi Angkatan Laut pada 1968. Kariernya di militer memuncak sebagai KSAL pada 1999.
Pada tahun yang sama, Presiden BJ Habibie mengangkatnya sebagai Wakil Panglima ABRI. Di era Presiden Abdurrahman Wahid, ia menjadi Panglima TNI mulai 1999. Widodo tercatat sebagai Panglima TNI pertama dari matra laut sekaligus yang pertama dari luar Angkatan Darat sejak 1962.
Di pemerintahan, Widodo menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2004–2009. Ia juga pernah merangkap Menteri Dalam Negeri ad interim pada 2 April–29 Agustus 2007 dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad interim pada 1–20 Oktober 2009. Setelah itu, ia duduk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden hingga 2014.
Widodo menerima Bintang Mahaputera Adipradana pada Jumat, 13 Agustus 1999. Pada 2000, ia juga memperoleh penghargaan militer dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Tulis Komentar