Senin, 26 Oktober 2026
Peristiwa

Bupati Bangka Selatan Hitung Rp7 Miliar untuk 245 Rumah Serdang

Bupati Bangka Selatan memperkirakan Rp7 miliar untuk rumah korban kebakaran Serdang berdasarkan 245 unit, sedangkan data sementara BPBD mencatat lebih dari 450 rumah.

Puing rumah papan yang terbakar di permukiman Dusun Serdang dengan tenda pengungsian di kejauhan
Ilustrasi permukiman warga yang rumahnya terbakar di Dusun Serdang, Bangka Selatan. Ilustrasi dibuat dengan AI. (Foto: Istimewa/Infonesiaku.id)

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membangun kembali rumah korban kebakaran Serdang lebih dari Rp7 miliar dengan dasar 245 unit rumah. Data sementara BPBD Kepulauan Bangka Belitung mencatat lebih dari 450 rumah terbakar.

Riza menyampaikan perkiraan itu saat meninjau lokasi di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Selasa, 13 Oktober 2026. Menurut dia, kebutuhan material untuk satu rumah sederhana sekitar Rp30 juta.

Kebakaran bermula sekitar pukul 15.10 WIB pada Sabtu, 10 Oktober 2026. BPBD menyebut api berawal dari lahan. Data sementara BPBD mencatat lebih dari 450 rumah terbakar dan sekitar 2.000 jiwa terdampak.

Lokasi pembangunan belum diputuskan

Pemkab Bangka Selatan belum menetapkan lokasi pembangunan, apakah di tempat semula atau di tempat lain. Riza menyebut lahan bekas permukiman bergambut, sehingga model rumah yang tepat adalah rumah bertiang.

Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah lapangan sepak bola di Desa Jelutung II. Rencana itu masih perlu dibahas bersama pemerintah desa dan pihak terkait. Riza menegaskan, “Mitigasi risiko harus dilakukan sejak awal.”

Untuk pendanaan, Riza mengatakan pemkab terus berkoordinasi dengan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dan pemerintah pusat. Koordinasi dengan provinsi dan pusat juga dilakukan untuk mempercepat penyediaan hunian sementara atau hunian layak bagi para korban.

Donasi diarahkan ke uang dan material

Pada Selasa, 13 Oktober 2026, Pemkab Bangka Selatan mengimbau donasi berikutnya hanya berupa uang tunai dan/atau material bangunan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Selatan Yuri Siswanto mengatakan berbagai bentuk donasi lain sudah tercukupi.

Pemkab mengajak masyarakat menyumbang material seperti seng, kayu, dan paku. Donasi uang dapat disalurkan lewat tim yang ditunjuk atau rekening khusus yang diumumkan pemkab. “Donasi yang terkumpul akan dikoordinasikan untuk pembelian material,” kata Riza.

Pada Selasa malam, 13 Oktober 2026, Tim Terpadu Penanggulangan Bencana memusatkan penerimaan donasi di Posko 2 karena Posko 1 melebihi kapasitas. Posko 2 berada di Kantor Kepala Desa Jelutung II dan Gedung KDMP Desa Jelutung II. Sebagian pengungsi ditampung di SDN 7 Simpang Rimba.

Di pengungsian, warga bernama Karno berharap mendapat kayu, seng, dan paku untuk membangun kembali rumahnya. “Kami tak mungkin terus bertahan di pengungsian. Kehidupan harus berjalan normal,” katanya.

Komentar Pembaca

Komentar dimoderasi redaksi

Tulis Komentar

Komentar dimoderasi redaksi sebelum tampil. Gunakan bahasa yang santun.

Rekomendasi Untuk Anda

Indeks Selengkapnya